Loading Now

Literasi Keuangan: Dosen UAD Edukasi Pengurus dan Siswa TPA Sorogenen

Yogyakarta – Tim dosen Universitas Ahmad Dahlan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di TPA Masjid Jami’ Sorogenen dengan fokus pada peningkatan literasi keuangan dan penguatan tata kelola keuangan lembaga. Program ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman pengurus terkait pengelolaan keuangan serta sistem pencatatan yang masih dilakukan secara sederhana.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengurus dan siswa TPA dalam memahami konsep dasar keuangan, sekaligus mendorong penerapan sistem pencatatan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Selain itu, literasi keuangan juga dikenalkan kepada siswa TPA sebagai bekal penting dalam membentuk perilaku keuangan yang bijak sejak dini.

Tim pengabdian masyarakat melibatkan lintas prodi yang berada di FEB UAD. Tim diketuai oleh Gea Dwi Asmara S.E., M.Ec.Dev. (Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan), beranggotakan Fauziyah Nur Jamal, S.E.,M.M., Ph.D. (Dosen Prodi Manajemen) dan Mahrus Lutfi Adi Kurniawan, S.E, M.E. (Dosen Prodi Ekonomi Pembangunan).

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pelatihan literasi keuangan, pendampingan penggunaan sistem digital, hingga evaluasi melalui diskusi kelompok. Pada 25 Desember 2025, tim dosen memberikan pelatihan literasi keuangan kepada pengurus TPA secara langsung. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, serta pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana umat.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pendampingan implementasi sistem digital simple accounting berbasis Microsoft Excel. Dalam sesi ini, pengurus dibimbing untuk mencatat transaksi keuangan secara sistematis dan praktis menggunakan template yang telah disiapkan. Selain itu, dilakukan simulasi kasus agar peserta lebih memahami penerapan pencatatan keuangan dalam aktivitas sehari-hari di TPA.

Sebagai bagian dari evaluasi, tim pengabdi juga menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) bersama pengurus TPA. Hasil diskusi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah mampu memahami dan mulai menerapkan sistem pencatatan keuangan secara digital, meskipun masih terdapat beberapa kendala, seperti perbedaan kemampuan dalam penggunaan rumus Excel dan keterbatasan fasilitas.

Selanjutnya, pada 1 April 2026, tim pengabdi melaksanakan pelatihan literasi keuangan bagi siswa TPA. Kegiatan ini dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif dan cerita kontekstual agar mudah dipahami oleh anak-anak. Materi yang diberikan meliputi pengenalan konsep uang, pentingnya menabung, serta membedakan antara kebutuhan dan keinginan.

Hasil dari seluruh rangkaian kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengurus dalam mengelola keuangan, serta meningkatnya kesadaran literasi keuangan pada siswa. Program ini juga dinilai memberikan manfaat langsung bagi mitra dalam memperbaiki sistem administrasi keuangan yang sebelumnya masih manual.

Selain memberikan dampak bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik nyata di lapangan. Mahasiswa turut dilibatkan sebagai pendamping teknis, sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan pengelolaan keuangan TPA Masjid Jami’ Sorogenen dapat menjadi lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta penguatan kelembagaan berbasis masyarakat.

Bagikan artikel ini :

Post Comment