Menggapai Lailatul Qadar
Menggapai Lailatul Qadar menjadi harapan setiap Muslim di bulan suci Ramadhan. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini hanya dapat diraih dengan kesungguhan ibadah dan konsistensi.
Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang ditunggu kehadirannya oleh umat Islam. Di dalamnya terdapat banyak keistimewaan dan kemuliaan. Setiap Muslim diwajibkan melaksanakan ibadah puasa, dan pada bulan ini pula Al-Qurāan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hiraā. Salah satu malam yang paling dinanti dalam Ramadhan adalah Malam Lailatul Qadar.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan. Pada malam tersebut para malaikat turun ke langit dunia yang dipimpin oleh Malaikat Jibril dengan izin Allah SWT. Beribadah pada malam ini pahalanya lebih besar daripada seribu bulan, atau kurang lebih 83,3 tahun.
Artinya, pahala ibadah pada malam tersebut melebihi pahala ibadah sepanjang usia manusia.
Dalil Al-Qurāan tentang Lailatul Qadar
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr:
Ų„ŁŁŁŁŲ§Ł Ų£ŁŁŲ²ŁŁŪ”ŁŁŁ°ŁŁ ŁŁŁ ŁŁŁŪ”ŁŁŲ©Ł Ł±ŁŪ”ŁŁŲÆŪ”Ų±Ł ŁŁŁ ŁŲ§Ł Ų£ŁŲÆŪ”Ų±ŁŁŁ°ŁŁ Ł ŁŲ§ ŁŁŁŪ”ŁŁŲ©Ł Ł±ŁŪ”ŁŁŲÆŪ”Ų±Ł ŁŁŁŪ”ŁŁŲ©Ł Ł±ŁŪ”ŁŁŲÆŪ”Ų±Ł ŁŁŁŪ”ŁŁŲ©Ł Ł±ŁŪ”ŁŁŲÆŪ”Ų±Ł Ų®ŁŁŪ”Ų±Ł Ł ŁŁŁŪ” Ų£ŁŁŪ”ŁŁ Ų“ŁŁŪ”Ų±Ł ŲŖŁŁŁŲ²ŁŁŁŁ ٱŁŪ”Ł ŁŁŁŁ°ŁŲ¦ŁŁŁŲ©Ł ŲØŁŲ„ŁŲ°Ū”ŁŁ Ų±ŁŲØŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ ŁŁŁŁŁ Ų£ŁŁ Ū”Ų±Ł Ų³ŁŁŁŁ°Ł Ł ŁŁŁŁ ŲŁŲŖŁŁŁŁ° Ł ŁŲ·Ū”ŁŁŲ¹Ł Ł±ŁŪ”ŁŁŲ¬Ū”Ų±Ł
Artinya: āSesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan {1} Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu {2} Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan {3} Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan {4} Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar {5}
Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Setiap Muslim berharap dapat menggapai Lailatul Qadar. Namun untuk meraihnya dibutuhkan ikhtiar sungguh-sungguh.
Beberapa hadis menyebutkan tanda-tanda Lailatul Qadar. Salah satunya riwayat al-Baihaqi dari Ibnu Abbas:
Ų¹ŁŁŁ Ų§ŲØŁŁŁ Ų¹ŁŲØŁŁŲ§Ų³Ł Ų£ŁŁŁŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ§ŁŁ ŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŁŲÆŁŲ±Ł ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų³ŁŁ ŁŲŁŲ©Ł Ų·ŁŁŁŁŁŲ©Ł ŁŲ§ ŲŲ§Ų±ŁŁŲ©Ł ŁŁŁŲ§Ł ŲØŁŲ§Ų±ŁŲÆŁŲ©Ł ŲŖŁŲµŁŲØŁŲŁ Ų“ŁŁ ŁŲ³ŁŁŁŲ§ ŲµŁŲØŁŁŁŲŁŁŁŲ§ Ų¶ŁŲ¹ŁŁŁŁŲ©Ł ŲŁŁ ŁŲ±ŁŲ§Ų”Ł }Ų±ŁŲ§Ł Ų§ŁŲØŁŁŁŁ{
Artinya: Dari Ibn ‘AbbÄs RA bahwasannya Rasulullah saw bersabda mengenai Lailatul Qadar ialah malam yang nyaman dan bagus, tidak panas dan tidak dingin, pada pagi harinya matahari terbit merah dengan sinar lemah (HR al-Baihaqi).
Hadis ini dinilai dhaif karena terdapat perawi yang kurang kredibel. Karena itu tidak dapat dijadikan hujjah utama.
Namun terdapat hadis sahih dalam Shahih Muslim yang diriwayatkan dari Ubay bin Kaāab, bahwa tanda malam tersebut adalah matahari terbit dalam keadaan putih tanpa sinar yang menyilaukan.
Ų¹ŁŁŁ Ų²ŁŲ±Ł ŁŁŲ§ŁŁ Ų³ŁŁ ŁŲ¹ŁŲŖŁ Ų£ŁŲØŁŁŁŁ ŲØŁŁŁ ŁŁŲ¹ŁŲØŁ ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁ Ų¹ŁŲØŁŲÆŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲØŁŁŁ Ł ŁŲ³ŁŲ¹ŁŁŲÆŁ ŁŁŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŁ ŁŁŲ§Ł Ł Ų§ŁŲ³ŁŁŁŁŲ©Ł Ų£ŁŲµŁŲ§ŲØŁ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŁŲÆŁŲ±Ł ŁŁŁŁŲ§ŁŁ Ų£ŁŲØŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŲ°ŁŁ ŁŁŲ§ Ų„ŁŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁ Ų±ŁŁ ŁŲ¶ŁŲ§ŁŁ ŁŁŲŁŁŁŁŁ Ł ŁŲ§ ŁŁŲ³ŁŲŖŁŲ«ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŲ§ŁŁŁŁŁŁ Ų„ŁŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŲ¹ŁŁŁŁ Ł Ų£ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł ŁŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŲŖŁŁ Ų£ŁŁ ŁŲ±ŁŁŁŲ§ ŲØŁŁŁŲ§ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŲØŁŁŁŁŁŲ§Ł ŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł ŲµŁŲØŁŁŲŁŲ©Ł Ų³ŁŲØŁŲ¹Ł ŁŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ±ŁŁŁŁ ŁŁŲ£ŁŁ ŁŲ§Ų±ŁŲŖŁŁŁŲ§ Ų£ŁŁŁ ŲŖŁŲ·ŁŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŲ“ŁŁŁ ŁŲ³Ł ŁŁŁ ŲµŁŲØŁŁŲŁŲ©Ł ŁŁŁŁŁ ŁŁŁŲ§ ŲØŁŁŁŲ¶ŁŲ§Ų”Ł ŁŁŲ§ Ų“ŁŲ¹ŁŲ§Ų¹Ł ŁŁŁŁŲ§}Ų±ŁŲ§Ł Ł Ų³ŁŁ {
Artinya: Dari Zirr [diriwayatkan bahwa] ia berkata: Aku mendengar Ubayy Ibn Ka’b berkata saat menjawab pertanyaan orang tentang ‘Abdullah Ibn Mas’ud yang mengatakan bahwa barang siapa yang beribadah malam selama satu tahun akan mendapatkan Lailatuq Qadar, lalu Ubayy Ibn Ka’b berkata: Demi Allah yang tiada Tuhan selain Dia, sesungguhnya Lailatul Qadar itu terjadi di bulan Ramadan – beliau bersumpah dengan pasti Demi Allah saya tahu malam seperti apa Lailatul Qadar itu, yaitu malam yang kami diperintahkan oleh Rasulullah saw untuk melakukan qiyam, yakni malam ke-27. Tandanya adalah matahari terbit di pagi harinya dalam keadaan putih tanpa sinar (HR Muslim: 179)
Hikmah Dirahasiakannya Lailatul Qadar
Mengapa malam Lailatul Qadar tidak dijelaskan secara pasti?
Hikmahnya agar umat Islam konsisten beribadah sepanjang Ramadhan, bukan hanya mengintai satu malam saja. Jika tanggalnya ditentukan, bisa jadi ibadah hanya maksimal pada malam itu saja.
Rasulullah SAW menganjurkan untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, khususnya malam-malam ganjil:
Ų¹ŁŁŁ Ų¹ŁŲ§Ų¦ŁŲ“ŁŲ©Ł ŁŁŲ§ŁŁŲŖŁ ŁŁŲ§ŁŁ Ų±ŁŲ³ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ ŲµŁŁŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁ Ų¹ŁŁŁŁŁŁŁ ŁŁŲ³ŁŁŁŁŁ Ł ŁŁŲ¬ŁŲ§ŁŁŲ±Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų§ŁŁŲ£ŁŁŁŲ§Ų®ŁŲ±Ł Ł ŁŁŁ Ų±ŁŁ ŁŲ¶Ų§ŁŁ ŁŁŁŁŁŁŁŁŁ ŲŖŁŲŁŲ±ŁŁŁŁŲ§ ŁŁŁŁŁŁŲ©Ł Ų§ŁŁŁŁŲÆŁŲ±Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŁŁŲŖŁŲ±Ł Ł ŁŁŁ Ų§ŁŁŲ¹ŁŲ“ŁŲ±Ł Ų§ŁŲ£ŁŁŁŲ§Ų®ŁŲ±Ł [Ų±ŁŲ§Ł Ų§ŁŲØŲ®Ų§Ų±Ł].
Artinya : Dari Ć’isyah [diriwayatkan bahwa] ia berkata: Adalah Rasulullah saw beriktikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadan, dan mengatakan: Intailah malam Lailatul Qadar itu pada sepuluh terakhir (bulan Ramadan) (HR al-BukhÄrÄ«)
Upaya untuk Menggapai Lailatul Qadar
Untuk menggapai Lailatul Qadar, terdapat beberapa amalan yang dapat dilakukan:
- Melaksanakan iātikaf di masjid
- Menghidupkan malam dengan salat, dzikir, doa, dan tadarus Al-Qurāan
- Memperbanyak sedekah
- Menghadiri majelis ilmu dan halaqah
Menggapai Lailatul Qadar bukan soal menebak tanda-tandanya, tetapi tentang kesungguhan dalam beribadah dan konsistensi sepanjang Ramadhan.
Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita untuk meraih malam kemuliaan tersebut. Wallahu aālam.
_____
Ahmad Aditiya Pratama, Founder sawa as-sabil & Thalabah PUTM
Bagikan artikel ini :



Post Comment